Al Qur’an,Bacaan yang Ajaib

Al Qur’an,Bacaan yang Ajaib
Ajaib-Dulu saya tidak pernah mengerti, mengapa mukjizat terbesar Nabi Muhammad Saw justru Al Qur’an, “hanya” sebuah bacaan. Berbeda dengan Nabi/Rasul lain yang diberikan mukjizat yang kasat mata. Contohnya saja Nabi Ibrahim As yang beri mukjizat tidak mati ketika dilemparkan Raja Namrudz ke dalam api. Atau tongkat Nabi Musa As yang bisa berubah menjadi ular besar dan dapat membelah lautan. Atau Nabi Isa As yang mampu menyembuhkan orang yang sakit dan menghidupkan orang mati dengan izin-Nya. Bagi saya yang awam, mukjizat-mukjizat tersebut terlihat lebih mengesankan. Terlihat lebih kereen, dalam bahasa anak muda.

Namun belakangan saya sadar, bahwa Al Qur’an ternyata lebih dari yang kita kira. Adakah bacaan yang dibaca oleh jutaan orang (meskipun tidak mengerti artinya) tanpa bosan meski dibaca berkali-kali? Al Qur’an lahir ditengah-tengah kebudayaan kesusastraan Arab yang tengah berkembang pesat. Maka ketika Nabi Muhammad Saw hadir membawa Al Qur’an dengan bahasa susastra yang sangat indah, mereka (para kafir Quraisy) terkagum-kagum dan menganggap bahwa itu semua adalah sihir yang nyata. Masya Allah.
Salah satu bentuk mukjizat Al Qur’an yang luar biasa adalah aspek bahasa dikaitkan dengan hitungan matematisnya.. Dalam buku “Membumikan Al Qur’an”, Pak Quraish Shihab mengutip pernyataan Abdurrazaq Nawfal, dalam Al-Ijaz Al-Adabiy li Al-Qur’an Al-Karim. Ternyata dalam Al Qur’an mengandung keseimbangan jumlah kata yang luar biasa.

1. Keseimbangan antara jumlah bilangan kata dengan antonim (lawan kata)-nya.

Al-hayah (hidup) dan al-mawt (mati), masing-masing sebanyak 145 kali;

Al-naf’ (manfaat) dan al-madharrah (mudarat), masing-masing sebanyak 50 kali;

Al-har (panas) dan al-bard (dingin), masing-masing 4 kali;

Al-shalihat (kebajikan) dan al-sayyi’at (keburukan), masing-masing 167 kali;

Al-Thumaninah (kelapangan/ketenangan) dan al-dhiq (kesempitan/kekesalan), masing-

masing 13 kali;

Al-rahbah (cemas/takut) dan al-raghbah (harap/ingin), masing-masing 8 kali;

Al-kufr (kekufuran) dan al-iman (iman) dalam bentuk definite, masing-masing 17 kali;

Kufr (kekufuran) dan iman (iman) dalam bentuk indefinite, masing-masing 8 kali;

Al-shayf (musim panas) dan al-syita’ (musim dingin), masing-masing 1 kali.

2.    Keseimbangan jumlah bilangan kata dengan sinonim (persaman kata)-nya.

Al-harts dan al-zira’ah (membajak/bertani), masing-masing 14 kali;

Al-’ushb dan al-dhurur (membanggakan diri/angkuh), masing-masing 27 kali;

Al-dhallun dan al-mawta (orang sesat/mati [jiwanya]), masing-masing 17 kali;

Al-Qur’an, al-wahyu dan Al-Islam (Al-Quran, wahyu dan Islam), masing-masing 70 kali;

Al-aql dan al-nur (akal dan cahaya), masing-masing 49 kali;

Al-jahr dan al-’alaniyah (nyata), masing-masing 16 kali.

3. Keseimbangan antara jumlah bilangan kata dengan jumlah kata yang menunjuk kepada akibatnya.

Al-infaq (infak) dengan al-ridha (kerelaan), masing-masing 73 kali;

Al-bukhl (kekikiran) dengan al-hasarah (penyesalan), masing-masing 12 kali;

Al-kafirun (orang-orang kafir) dengan al-nar/al-ahraq (neraka/ pembakaran), masing-

masing 154 kali;

Al-zakah (zakat/penyucian) dengan al-barakat (kebajikan yang banyak), masing-masing

32 kali;

Al-fahisyah (kekejian) dengan al-ghadhb (murka), masing-masing 26 kali.

 4. Keseimbangan antara jumlah bilangan kata dengan kata penyebabnya.

Al-israf (pemborosan) dengan al-sur’ah (ketergesa-gesaan), masing-masing 23 kali;

Al-maw’izhah (nasihat/petuah) dengan al-lisan (lidah), masing-masing 25 kali;

Al-asra (tawanan) dengan al-harb (perang), masing-masing 6 kali;

Al-salam (kedamaian) dengan al-thayyibat (kebajikan), masing-masing 60 kali.

5. Selain itu, ada keseimbangan-keseimbangan khusus yang tak kalah menakjubkan, diantaranya:

(1)   Kata yawm (hari) dalam bentuk tunggal sejumlah 365 kali, sebanyak hari-hari dalam setahun. Sedangkan kata hari yang menunjuk kepada bentuk plural (ayyam) atau dua (yawmayni), jumlah keseluruhannya hanya tiga puluh, sama dengan jumlah hari dalam sebulan. Disisi lain, kata yang berarti “bulan” (syahr) hanya terdapat dua belas kali, sama dengan jumlah bulan dalam setahun.

(2)   Al-Quran menjelaskan bahwa langit ada “tujuh.” Penjelasan ini diulanginya sebanyak  tujuh kali pula, yakni dalam ayat-ayat Al-Baqarah 29, Al-Isra’ 44, Al-Mu’minun 86, Fushshilat 12, Al-Thalaq 12, Al-Mulk 3, dan Nuh 15. Selain itu, penjelasannya tentang terciptanya langit dan bumi dalam enam hari dinyatakan pula dalam tujuh ayat.
(3)   Kata-kata yang menunjuk kepada utusan Tuhan, baik rasul (rasul), atau nabiyy (nabi), atau basyir (pembawa berita gembira), atau nadzir (pemberi peringatan), keseluruhannya berjumlah 518 kali. Jumlah ini seimbang dengan jumlah penyebutan nama-nama nabi, rasul dan pembawa berita tersebut, yakni 518 kali.
Subhanallah. Saya dibuat terkagum-kagum dengan penelitian ini. Membaca penelitian di atas sungguh membuat kita mengerti, bahwa Al Qur’an memanglah mukjizat yang luar biasa. Itu hanya dari satu aspek kebahasaan saja loh. Belum lagi keajaiban-keajaiban lainnya. Al Qur’an adalah sumber dari segala sumber pengetahuan. Di dalamnya ada matematika, sains, teknologi, bahasa, fiqih, muamalah dan semuanya. Al Qur’an adalah panduan hidup umat manusia sebagai petunjuk ummat manusia (hudan linnaas) yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, sesamanya dan alam sekitar. Al Qur’an adalah obat (syifaa) yang dapat menyembuhkan segala penyakit. Al Qur’an juga mengabarkan berita dari masa lampau (past) dan masa yang akan datang (future).  Maka pantas saja Allah menantang kaum kafir untuk membuat sebuah kitab seperti Al Qur’an jika mereka mampu.
AL BAQOROH. (23). Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlahsatu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar. (24). Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) – dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.
Maha Suci Allah dengan segala Firman-Nya. Jadi, mari kita sama-sama perbanyak membaca Al Qur’an, sebuah mukjizat luar biasa yang kirimkan Allah untuk ummat manusia. Wallahu A’lam Bishshawwab.

Sumber :
Comments
0 Comments
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...